1:23 PM
| 6 April 2018 | ADA berbagai cara yang digunakan orang untuk mengakses bawah sadar dan memberdayakannya. Jika anda menguasai kecak...
| 6 April 2018 |
ADA berbagai cara yang digunakan orang untuk mengakses bawah sadar dan memberdayakannya. Jika anda menguasai kecakapan untuk mengakses dan memberdayakan bawah sadar anda, itu akan menjadi keuntungan besar bagi anda. Anda bisa memanfaatkan kekuatan bawah sadar anda untuk memperbaiki aspek-aspek yang anda ingin perbaiki dan anda tingkatkan.
Bawah sadar memiliki kekuatan besar untuk mewujudkan hal-hal yang pikiran kita tidak mampu menanganinya. Ia bekerja efektif ketika pikiran kita tidak banyak ikut campur. Itu sebabnya gagasan-gagasan sering muncul ketika kita sedang rileks dan tidak memikirkannya, ketika kita sedang berkelakar dengan teman, ketika kita tidak berupaya keras memikirkannya.
1. Menyerahkan penyelesaian masalah kepada bawah sadar.
Ini prosedur yang sangat mudah. Menjelang tidur, anda menuliskan masalah yang anda hadapi dan harus anda selesaikan. Dalam tahap latihan, pilih satu masalah saja. Tuliskan masalah itu. Baca sebelum anda tidur. Anda bisa mengulangi pembacaan masalah itu tiga kali atau terserah anda. Akhiri pembacaan masalah itu dengan menyerahkan penyelesaiannya kepada bawah sadar.
Sediakan kertas kosong dan pensil di samping tempat tidur anda. Anda akan menggunakannya untuk mencatat mimpi—apa pun mimpi itu—begitu anda bangun tidur. Teknik ini pasti berhasil. Jika anda melakukannya malam ini, besok pagi anda akan mendapatkan respons bawah sadar. Tetapi anda mungkin belum mampu memahami bahasa bawah sadar anda. Anda hanya perlu melatihnya terus-menerus, menyerahkan penyelesaian kepada bawah sadar anda. Perlu waktu setidaknya 3 minggu melakukannya rutin sampai anda mampu memahami bahasa bawah sadar anda.
2. Meditasi
Meditasi adalah teknik yang sudah digunakan berabad-abad lamanya dan tetap dipraktikkan orang hingga hari ini untuk memberdayakan bawah sadar. Dengan meditasi kita berlatih memfokuskan pikiran hanya pada satu gagasan, kita memilih berfokus pada apa yang sedang berlangsung di dalam diri kita sekarang. Orang menjadi kacau balau ketika pikirannya terlalu sibuk memikirkan banyak hal, banyak masalah, dan tidak bisa fokus. Ada banyak informasi lebih lanjut yang bisa anda temukan tentang bagaimana melakukan meditasi.
3. Ciptakan Dewan Penasihat untuk Hidup Anda
Untuk mendapatkan kecakapan tertentu anda memerlukan mentor yang tahu cara membimbing anda. Bagus jika anda bisa mendapatkan mentor sungguhan. Tetapi anda bisa menciptakan mentor imajiner yang menjalankan fungsi sama dengan mentor sungguhan. Ia atau mereka akan menjadi pembimbing anda, menjadi tempat bertanya, menjadi para penasihat terpercaya yang membantu anda mendapatkan pemecahan masalah, dan menjadi orang-orang yang memberi tahu bagaimana anda bisa lebih kreatif dan produktif.
Jika anda sudah memilih orang-orang untuk anda jadikan mentor atau penasihat, adakan “pertemuan” dengan mereka setiap malam sebelum anda tidur. Anda memerlukan tempat tenang untuk menggelar pertemuan dengan mereka. Pejamkan mata, lihatlah anda duduk satu meja dengan mereka. Sampaikan pertanyaan anda kepada mereka. Dengarkan mereka bicara, dengarkan saran-saran dari para penasihat anda, dan akhiri pertemuan dengan ucapan terima kasih kepada mereka.
4. Self-Hypnosis
Tiga teknik yang kita bicarakan di atas pada dasarnya adalah teknik-teknik untuk menjadikan diri kita lebih tenteram dan pikiran lebih rileks, memberi fokus pada apa yang terjadi sekarang sembari menyiapkan diri untuk masa depan, dan menyerahkan urusan kepada bawah sadar ketika pikiran kita tidak sanggup menangani urusan. Dengan cara itulah anda menghipnotis diri sendiri. Tujuan utama dari self-hypnosis atau hipnosis-diri adalah anda mendapatkan kecakapan untuk mengakses dan memberdayakan bawah sadar anda.
Anda bisa memilih teknik bawah sadar yang mana saja. Saya hanya memberikan satu catatan: Sama dengan banyak kecakapan lainnya, teknik-teknik di atas, mana pun yang anda pilih, memerlukan latihan tekun dan disiplin dan kemauan keras untuk menjalankannya setiap hari. Hanya dengan ketekunan, disiplin, dan kemauan keras anda akan menjadi terampil menggunakan teknik yang anda pilih dan memiliki kemampuan untuk memberdayakan bawah sadar anda.
Jika anda memiliki teknik lain, saya akan senang hati membacanya pada komentar anda. Mungkin teknik anda bisa membantu orang lain.
A.S. Laksana
Penulis
Pola Sugesti dan Strategi Terapi Milton Erickson
The Art of Ericksonian Hypnosis
1:42 PM
| 2 April 2018 | ADA banyak berita tentang kejahatan hipnosis yang bisa kita temukan di internet. Salah satunya ini: Seorang perempua...
| 2 April 2018 |
ADA banyak berita tentang kejahatan hipnosis yang bisa kita temukan di internet. Salah satunya ini:
Seorang perempuan datang ke toko pakaian di sebuah desa, melihat-lihat pakaian di toko itu, dan memilih pakaian-pakaian berharga mahal yang ada di sana. Dalam percakapan dengan si pemilik toko, perempuan itu mengaku dirinya adalah perawat RSUD dan kenal dengan tetangga si pemilik toko.
Itu perkenalan yang cepat membangun kedekatan dan menumbuhkan kepercayaan si pemilik toko kepada perempuan yang datang mengunjungi tokonya. Profesi perawat adalah profesi yang baik dan “si perawat” kenal dengan tetangganya. Artinya, ia masih dalam lingkaran dekat.
Lalu perempuan itu memilih 30 baju paling mahal yang ada di toko itu. Kepada pemilik toko ia mengatakan: Pukul 12.30 nanti akan ada rapat di rumah sakit dan akan membantu menjualkan pakaian-pakaian itu di sana.
Si pemilik toko membuat rincian harga dan mereka menyepakati skema bagi hasil dan “si perawat” itu pergi membawa 30 baju paling mahal. Ia tidak kembali lagi.
Berita penipuan itu saya baca di website berita dengan judul Diduga Jadi Korban Hipnotis, Pemilik Toko Ini Rugi Jutaan Rupiah.
Efek kejahatan hipnosis dalam kasus penipuan itu diperkuat dengan pengakuan korban: ”Saat perempuan itu masih di toko, saya ya nurut saja apa yang diucapkannya.”
Pertanyaannya, siapa yang telah menghipnotis si pemilik toko?
Perempuan yang datang ke tokonya untuk melakukan penipuan tentu saja harus menampilkan diri sebagai orang yang layak dipercaya. Tidak ada penipu yang akan menampilkan diri sebagai penipu. Maka, ia menyebutkan profesinya sebagai perawat RSUD. Ia juga kenal dengan tetangga sebelah. Dan ia memilih pakaian-pakaian yang harganya paling mahal.
Ia menampilkan diri sebagai orang terhormat. Dan orang terhormat patut dilayani sebaik-baiknya, sebab ia akan mendatangkan keuntungan kepada pemilik toko. Karena itu wajar jika pemilik toko “… nurut saja apa yang diucapkannya.” Jika ia tidak nurut, ia kehilangan potensi penjualan besar.
Jika kasus semacam ini disebut kejahatan hipnosis, kita bisa mengatakan si pemilik toko menghipnotis dirinya sendiri. Apa yang diharapkan oleh pemilik toko terhadap orang yang datang mengunjungi tokonya? Orang itu akan membeli pakaian. Jika seseorang melihat-lihat dan memilih pakaian-pakaian mahal, tentu orang itu memiliki cukup uang. Pengunjung seperti ini harus dilayani sebaik-baiknya.
Ketika “pengunjung terhormat” itu menawarkan kerjasama yang bisa membuat dagangannya laku lebih cepat dan lebih banyak, ia lekas setuju. Si pengunjung menyebut tentang rapat di rumah sakit. Si pemilik toko membangun gambarannya sendiri tentang rapat tersebut. Di sana para dokter dan perawat dan bidan akan berkumpul. Dan seusai rapat nanti mereka akan membeli pakaian-pakaiannya yang berharga mahal.
Ya, si pemilik toko menghipnotis dirinya sendiri.
Hipnosis-Diri atau Self-Hipnosis atau Otohipnosis
Sebetulnya setiap orang menghipnotis dirinya sendiri—menanamkan sugesti terus-menerus kepada dirinya sendiri dan tentang dirinya sendiri. Setiap orang membangun keyakinannya sendiri dan mengembangkan kebiasaan sehari-hari mengikuti keyakinan yang ada di dalam pikirannya.
Orang-orang patah hati mengembangkan keyakinan mereka sendiri tentang patah hati dan hal-hal pahit berkaitan dengan urusan pacaran dan sebagainya. Orang-orang depresi membangun pandangan dunia mereka sendiri. Orang-orang yang tangguh memahami dunia dengan cara berbeda.
Orang-orang yang tangguh menghipnotis diri sendiri untuk menjadi tangguh. Orang-orang lemah menghipnotis diri sendiri untuk menjadi kian lemah dari waktu ke waktu: mereka mempertahankan gambar suram mengenai kehidupan dan nasibnya dan ketidakberdayaannya.
Kita memasuki kondisi hipnotik dengan cara memfokuskan perhatian kita pada satu pemikiran dan mempertahankannya terus-menerus dalam waktu lama. Jadi, anda adalah korban hipnosis yang anda lakukan terhadap diri sendiri. Anda menghipnotis diri sendiri untuk menjadi seperti sekarang.
Perubahan hanya mungkin terjadi jika anda menanamkan sugesti baru dan mempertahankannya terus-menerus. Itu tindakan yang memerlukan ketekunan dan keuletan, seperti anda mulai menumbuhkan tanaman baru dari benih. Anda menyiraminya setiap hari, menyingkirkan hama dan gulma, menyiangi tanah, dan sebagainya.
Hanya dengan ketekunan dan keuletan mensugesti diri sendiri—dengan cara apa pun—anda akan mengubah cara anda melihat kehidupan di sekitar anda, mengubah pandangan dunia anda, dan mengubah kebiasaan anda sehari-hari.
Jadi, anda menjadi korban hipnotis? Ya, anda menghipnotis diri sendiri.***
- Catatan: Gambar ilustrasi kejahatan hipnosis, diambil dari Merdeka.com